she-grows

Mau Career Switch di Usia 20-an? Begini Cara Mulainya

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 21:46 WIB
Jangan remehkan rasa jenuh dengan pekerjaan. (Pexels)

Cara ini membuatmu bisa merasakan dunia kerja yang baru tanpa langsung kehilangan sumber penghasilan.

Kalau setelah beberapa bulan kamu semakin yakin, barulah mulai menyiapkan langkah berikutnya.

Dan kalau memungkinkan, pastikan kamu punya dana darurat sebelum meninggalkan pekerjaan sekarang.

Berani mengambil risiko bukan berarti mengabaikan kondisi finansial.

Keempat, Buat Portofolio Walaupun Belum Punya Pengalaman

“Masalahnya aku belum punya pengalaman di bidang itu.”

Kalimat ini sering menjadi alasan kita menunda career switch. Padahal, pengalaman pertama tidak selalu harus datang dari pekerjaan formal.

Ingin pindah ke bidang content writing? Mulai menulis dan kumpulkan hasilnya.

Tertarik desain? Buat beberapa proyek dummy.

Mau masuk ke bidang data? Kerjakan proyek analisis sederhana dan dokumentasikan prosesnya.

Portofolio menunjukkan bahwa kamu tidak hanya tertarik pada bidang tersebut, tetapi juga sudah mulai mengerjakannya.

Dan itu bisa menjadi proof of work yang jauh lebih kuat daripada sekadar menulis “passionate about learning” di CV.

Kelima, Jangan Menjadikan Timeline Orang Lain sebagai Patokan

Ini mungkin bagian paling sulit dari career pivot di usia 20-an.

Ketika kamu sedang belajar skill baru dari awal, mungkin ada teman yang sudah menjadi manager. Ada yang sudah punya bisnis. Ada juga yang kariernya terlihat sangat sorted out. Sementara kamu merasa kembali menjadi pemula.

Halaman:

Tags

Terkini