Perjalanan Baru Dimulai
No Na juga tidak berhenti di streaming.
Mereka tampil di festival Head in the Clouds di Los Angeles dan Tokyo, kemudian masuk daftar NME 100 untuk 2026. Tatler Asia juga mencatat Shoot sempat mencapai posisi tiga besar Spotify Viral 50 di Korea Selatan, sementara tiga lagu no na secara bersamaan masuk tangga lagu tersebut.
Pada 2026, mereka kembali mencuri perhatian lewat Work dan Rollerblade. Bahkan Forbes mencatat rollerblade telah meraih jutaan penayangan di YouTube, sementara jumlah pendengar bulanan mereka sudah melampaui 1,4 juta.
Jadi, kalau kamu bertanya kenapa No Na bisa melejit, jawabannya bukan cuma karena mereka berada di bawah 88rising.
Mereka punya kombinasi yang sulit diabaikan: talent, visual, kemampuan tampil, keberanian bereksperimen, dan identitas yang jelas.
Dan mungkin itu juga alasan kenapa No Na pantas diidolakan.
Bukan karena mereka sempurna. Justru karena mereka menunjukkan bahwa menjadi perempuan Indonesia dan punya mimpi sebesar panggung global bukanlah dua hal yang bertentangan.
Kita bisa membawa budaya kita ke mana pun kita pergi.
Dan No Na sedang menunjukkan bagaimana caranya. (S)
Artikel Terkait
Quiet Ambition, Saat Sukses Karier Enggak Lagi Harus Workaholic